Thursday, June 4, 2015

MBS8. KERJA




Tidak seperti di padepokan, di Kalianda ini aku harus bekerja agar bisa membeli makan dan minum.

"Sebenarnya kamu adalah tamuku. Dalam Islam, tamu harus dilayani dan dipenuhi kebutuhannya sampai tiga hari berturut-turut," ujar bapak yang menampungku di rumahnya.

"Kalau begitu enak sekali jadi pemalas Pak? Tinggal bertamu saja ke masyarakat muslim dua tiga hari secara bergiliran," ujarku.

"Menolak tamu juga mudah. Cukup dengan tidak menjawab salamnya sampai tiga kali dan sang tamu harus tahu diri bahwa rumah yang dituju tidak menerimanya."

Tetapi aku memilih untuk bekerja. Dan tempat terdekat untuk bekerja adalah toko material bahan bangunan Haji Somad.

"Kamu tidak punya ijazah jadi jangan minta bayaran gede," pesan Haji Somad ketika menerimaku menjadi salah satu kuli.

"Ijazah apa Pak Haji?" aku bertanya heran.

"Ijazah sebagai tanda kamu sudah lulus SD, SMP atau SMA," jawab Pak Haji dengan nada lebih keheranan daripadaku.

"Apa kuli-kuli yang lain punya ijazah Pak Haji?"

Pak Haji tertawa tetapi tidak menjawab. "Anak Jawa aneh..." Gumamnya.

Sejak saat itu aku bekerja menjadi kuli di toko material Berdiri.

No comments:

Post a Comment